Allow, berjumpa kembali, sesi kali ini akan membawakan tentang testimoni m biopro Cerita Dian Sembuh dari Kanker Otak dan Ovarium Stadium 3 simak selengkapnya
Surabaya -
Sebuah keajaiban dirasakan Dian Eka Putri (22), orang sakit kanker ovarium ambang 3 dengan 3 sel kanker di otak kiri. Anak sulung Serka Fatkurohman-Khusnul Khotimah ini sembuh setelah berjuang melawan kanker dengan ikhlas dengan pasrah.
Orangtua Dian jua melakukan pengajian bersama ananda yatim, selagi 40 hari. Dian mengaku bersyukur telah sembuh dengan mengimbau kepada keluarga orang sakit kanker agar berjalan memasrahkan semangat, karena kejadian itu sebagai obat mujarab.
"Saya cuma ingin, orang sakit kanker jangan menyerah. Kalau berjalan berjuang aib benih kalah. Kalau ada saudara kena kanker mohon disemangati maksimum mungkin," kata Dian saat memasrahkan konfirmasi di acara tasyakuran bersama Pangarmatim di R4 Detasemen Markas Komando (Denmako) Armatim, Ujung Surabaya.
Dian bercerita aib yang awalnya tidak pernah disadari ini saat menjalani perawatan di RSAL dr Ramlan Surabaya 2015 lalu. Saat itu, ananda prajurit KRI Surabaya ini awalnya hanya divonis asam lambung dengan mendapat perawatan selagi seminggu.
Saat diobservasi lanjutan ditemukan tonjolan di perut kidal ialah kanker ovarium ambang 3. "Saat itu dokter bilang bisa disembuhkan dengan kemoterapi dengan operasi. Semua persiapan pernah dilakukan, tapi menjelang operasi abdi kejang dengan semua persiapan hancur. Kondisi abdi berjalan berkurang hingga berat diri 20 Kg," ujar Dian dengan menitikkan cecair mata.
Meski kondisinya berjalan menurun, saat itu Dian sempat menghadiri wisuda bidan ala kemoterapi perdana dengan sumpah ala kemoterapi kedua. "Saat itu dengan kondisi tubuh yang lemas dengan rambut pernah rontok, abdi hadiri itu semua. Setelah itu, abdi sadrah dengan tidak mau lagi jalani kemoterapi," imbuh Dian.
Dian, orang sakit kanker saat masih tergolek benyai Foto: Zainal Effendi
Kondisi Dian pula terdengar istri Pangarmatim Ina Darwanto, yang memasuki kemudian memasrahkan motivasi. "Saat itu abdi tidak tahu mendapat bisikan agar ananda Dian bersama orangtuanya menggelar pengajian bersama ananda yatim selagi 40 hari," kata Ina dalam sambutannya.
Selama melakukan pengajian bersama ananda yatim, Dian jua melakukan pengobatan pilihan tenaga dalam dengan alhasil sembuh. "Selama lakukan pengobatan pilihan abdi meneguk semua obat, daun yang getir untuk melawan aib abdi dengan ada perkembangan. Pada Oktober 2016 kemarin abdi sempat alami kejang, tapi pusing yang abdi rasakan itu pernah tidak rasakan dengan Dian merasa pernah sembuh. Saya katakan ala bapak sama ibu, andaikata Dian pernah sembuh," amblas Dian dalam testimoninya di dada Pangarmatim.
Ina pula mengungkapkan pengalamannya saat divonis kanker ambang 3. "Saat itu, abdi shodaqoh, doa malam dengan meminta ala yang amat kuasa. Setelah 5 tahun abdi dinyatakan sembuh total. Dari situ abdi percaya andaikata kita sadrah dengan menyerahkan serta meminta kesembuhan pasti akan diberi oleh Allah," ungkapnya dengan membarut cecair matanya.
(ze/fat)
Orangtua Dian jua melakukan pengajian bersama ananda yatim, selagi 40 hari. Dian mengaku bersyukur telah sembuh dengan mengimbau kepada keluarga orang sakit kanker agar berjalan memasrahkan semangat, karena kejadian itu sebagai obat mujarab.
"Saya cuma ingin, orang sakit kanker jangan menyerah. Kalau berjalan berjuang aib benih kalah. Kalau ada saudara kena kanker mohon disemangati maksimum mungkin," kata Dian saat memasrahkan konfirmasi di acara tasyakuran bersama Pangarmatim di R4 Detasemen Markas Komando (Denmako) Armatim, Ujung Surabaya.
Saat diobservasi lanjutan ditemukan tonjolan di perut kidal ialah kanker ovarium ambang 3. "Saat itu dokter bilang bisa disembuhkan dengan kemoterapi dengan operasi. Semua persiapan pernah dilakukan, tapi menjelang operasi abdi kejang dengan semua persiapan hancur. Kondisi abdi berjalan berkurang hingga berat diri 20 Kg," ujar Dian dengan menitikkan cecair mata.
Meski kondisinya berjalan menurun, saat itu Dian sempat menghadiri wisuda bidan ala kemoterapi perdana dengan sumpah ala kemoterapi kedua. "Saat itu dengan kondisi tubuh yang lemas dengan rambut pernah rontok, abdi hadiri itu semua. Setelah itu, abdi sadrah dengan tidak mau lagi jalani kemoterapi," imbuh Dian.
Dian, orang sakit kanker saat masih tergolek benyai Foto: Zainal EffendiSelama melakukan pengajian bersama ananda yatim, Dian jua melakukan pengobatan pilihan tenaga dalam dengan alhasil sembuh. "Selama lakukan pengobatan pilihan abdi meneguk semua obat, daun yang getir untuk melawan aib abdi dengan ada perkembangan. Pada Oktober 2016 kemarin abdi sempat alami kejang, tapi pusing yang abdi rasakan itu pernah tidak rasakan dengan Dian merasa pernah sembuh. Saya katakan ala bapak sama ibu, andaikata Dian pernah sembuh," amblas Dian dalam testimoninya di dada Pangarmatim.
Ina pula mengungkapkan pengalamannya saat divonis kanker ambang 3. "Saat itu, abdi shodaqoh, doa malam dengan meminta ala yang amat kuasa. Setelah 5 tahun abdi dinyatakan sembuh total. Dari situ abdi percaya andaikata kita sadrah dengan menyerahkan serta meminta kesembuhan pasti akan diberi oleh Allah," ungkapnya dengan membarut cecair matanya.
(ze/fat)
Untuk menyembuhkan penyakit itu ,dapat juga dengan cara meminum M-Bio Pro. Dapatkan M-Bio Pro dengan cara menghubungi kami di 0813 2689 6663 atau melalui tautan berikut http://wa.me/6281326896663
Sekian detil perihal Cerita Dian Sembuh dari Kanker Otak dan Ovarium Stadium 3 semoga tulisan ini berguna salam.
